Hari Batik Nasional, Kebanggan Bersama

  • 0

Hari Batik Nasional, Kebanggan Bersama

Category : Uncategorized

Hari ini, Selasa (2/10), seluruh pegawai Kantor Imigrasi Kelas I Surakarta mengenakan batik dalam kegiatan hariannya sebagai ekspresi kebanggaaan bersama dalam memperingati Batik sebagai warisan dunia. Tepat di hari yang sama 9 tahun yang lalu, Batik sebagai warisan bangsa diakui oleh UNESCO sebagai “Masterpieces of the Oral and Intangible Heritage of Humanity” atau Warisan Kemanusiaan untuk Budaya Lisan dan Nonbendawi.

Petugas Customer Service permohonan paspor di seksi Lalu Lintas Keimigrasian (Lantaskim) tengah menangani permohonan

Batik sebagai warisan dunia diakui oleh UNESCO berkat perannya dalam kehidupan manusia Indonesia sejak lahir hingga wafatnya. Batik telah dipakai sebagai gedong bagi bayi, baju formal dalam kegiatan sehari-hari, hingga menjadi identitas ketika acara-acara penting. Batik juga mencerminkan kebhinekaan budaya berkat keberagaman motif dan teknik pembuatan sebagai hasil pengaruh kebudayaan-kebudayaan berbeda dari Sumatera hingga Papua.

Petugas entri dan wawancara permohonan paspor di seksi Lalu Lintas Keimigrasian (Lantaskim) tengah melakukan entri permohonan

Khusus bagi Kantor Imigrasi Kelas I Surakarta, pemakaian Batik adalah sebuah penghormatan bagi kota yang memiliki sejarah panjang akan batiknya. Beberapa sumber sejarah menyebut Batik telah diperkenalkan di Laweyan oleh Kyai Ageng Henis pada abad ke-16. Satu abad kemudian, Batik Gagrak Surakarta berkembang berkat perintah Pakubuwono III sebagai konsekuensi berdirinya Keraton Surakarta. Di masa modern ini, Surakarta masih kokoh mempertahankan eksistensi Batiknya dengan kampung batik Laweyan dan Kauman serta pusat penjualan di Pasar Klewer yang telah terkenal baik di dalam maupun luar negeri.

 

Petugas loket pelayanan warga negara asing di Seksi Status Keimigrasian (Statuskim) sedang menjelaskan izin tinggal kepada seorang warga asing


Leave a Reply