Sosialisasi Tingkatkan Pemahaman Keimigrasian Pelajar dan Mahasiswa

  • 0

Sosialisasi Tingkatkan Pemahaman Keimigrasian Pelajar dan Mahasiswa

Category : Berita Kantor

Awal Desember menjadi minggu-minggu yang sibuk bagi Kantor Imigrasi Kelas I TPI Surakarta. Sebanyak 5 institusi pendidikan disambangi dalam lanjutan program “Immigration Goes To School” yang berlangsung pada rentang waktu Senin (3/12) hingga Rabu (12/12).

Rangkaian sosialisasi dimulai di Pondok Pesantren Imam Bukhari, Gondangrejo, Karanganyar pada Senin (3/12). Empat hari kemudian, dua institusi sekaligus dikunjungi pada Jumat (7/12), mereka adalah SMA Batik I Surakarta, Laweyan, Surakarta dan IAIN (Institut Agama Islam Negeri) Surakarta di Kartasura, Sukoharjo. Sosialisasi kemudian dilanjutkan pada Selasa (11/12) di Universitas Sebelas Maret Surakarta (UNS) dan ditutup di International Hotel and Management School (IHS), Colomadu, Karanganyar pada Selasa (12/12). Seluruh rangkaian sosialisasi tersebut merupakan upaya dukungan kepada Direktorat Jenderal Imigrasi dalam rangka mendukung penyebaran informasi keimigrasian kepada masyarakat sekaligus pelaksanaan tugas dan fungsi Kantor Imigrasi Kelas I TPI Surakarta dalam rangka penyebaran informasi kepada masyarakat.

Sosialisasi ini memaparkan sejumlah topik terkait keimigrasian kepada para generasi penerus bangsa. Di antaranya sekilas keimigrasian seperti peran, tugas, dan fungsi Imigrasi bagi Indonesia hingga penjelasan mengenai paspor sebagai dokumen perjalanan. Para peserta disosialisasikan mengenai cara mendapatkan paspor, fungsi paspor, hingga langkah yang harus dilakukan jika paspor rusak atau hilang. Kecuali di IAIN Surakarta yang pesertanya adalah 30 orang asing asal Thailand, materi yang dipaparkan berupa peraturan-peraturan keimigrasian bagi mahasiswa asing.

Sosialisasi mengenai keimigrasian tersebut penting bagi para generasi muda yang memasuki usia produktif. Perhatian pada rentang usia ini dilakukan oleh Kantor Imigrasi Kelas I TPI Surakarta sebagai pencegahan praktik TKI Nonprosedural yang selama ini telah dilakukan. Dalam periode 1 Januari hingga 23 November 2018 Direktorat Jenderal Imigrasi telah menangguhkan sebanyak 5785 permohonan paspor serta menunda 408 keberangkatan terduga praktik TKI Nonprosedural.


Leave a Reply