Tingkatkan Pelayanan Paspor, Imigrasi Surakarta Langsungkan FGD

Selamat pagi sobat Mido!

Biro Penyelenggara Haji dan Umroh berperan memberikan informasi yang benar dan tepat kepada masyarakat terkait pelayanan paspor. Tidak hanya itu, biro juga menjadi seleksi pertama untuk menyaring orang yang benar-benar akan keluar negeri untuk tujuan ibadah atau tujuan lain. Oleh karena itu, kerja sama yang baik penting bagi Imigrasi dan biro untuk melindungi warga negara Indonesia agar terhindar dari Transnational Organized Crime.

Hal tersebut melatarbelakangi Kantor Imigrasi Surakarta pada Senin (23/9) malam, melaksanakan Focus Group Discussion (FGD) Evaluasi Pelayanan Penerbitan Paspor RI dalam Rangka Mewujudkan Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) bersama para Biro Penyelenggara Haji dan Umroh di wilayah Surakarta.

FGD ini dilaksanakan di ruang Mumtazah, Hotel Syariah Solo dan dimulai pukul 19.00. Dalam FGD ini, Kantor Imigrasi Surakarta mengundang para Biro Penyelenggara Haji dan Umroh sebanyak 30 orang. Kegiatan dibuka oleh Kepala Kantor Imigrasi, Said Ismail dan dimoderatori oleh Kepala Seksi Lalu Lintas Keimigrasian, Winarko.

Selanjutnya, Kepala Sub Seksi Izin Tinggal Keimigrasian yang juga Kepala ULP, Febby Wilson Sayuti, memberikan materi terkait persyaratan paspor dan transformasi pelayanan (pelayanan one stop service, pelayanan berbasis HAM, pelayanan prima). Disampaikan juga tantangan imigrasi saat ini yaitu penyalahgunaan paspor untuk TOC dan kebutuhan kerja sama antara semua pihak yang berkepentingan. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan sesi diskusi.

Salah satu peserta, Khusnul, menyampaikan pertanyaan kapan gangguan sistem yang berakhir. Oleh Kakanim dijawab bahwa saat ini sistem sedang ditingkatkan untuk tersambung dengan Kemendagri dan Interpol. Kakanim menyampaikan arahan dari Dirsistik bahwa sistem ini akan diselesaikan secepatnya, meskipun belum ada tanggal pastinya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *