Author Archives: KanimSolo

  • 0

Sosialisasi Tingkatkan Pemahaman Keimigrasian Pelajar dan Mahasiswa

Category : Berita Kantor

Awal Desember menjadi minggu-minggu yang sibuk bagi Kantor Imigrasi Kelas I TPI Surakarta. Sebanyak 5 institusi pendidikan disambangi dalam lanjutan program “Immigration Goes To School” yang berlangsung pada rentang waktu Senin (3/12) hingga Rabu (12/12).

Rangkaian sosialisasi dimulai di Pondok Pesantren Imam Bukhari, Gondangrejo, Karanganyar pada Senin (3/12). Empat hari kemudian, dua institusi sekaligus dikunjungi pada Jumat (7/12), mereka adalah SMA Batik I Surakarta, Laweyan, Surakarta dan IAIN (Institut Agama Islam Negeri) Surakarta di Kartasura, Sukoharjo. Sosialisasi kemudian dilanjutkan pada Selasa (11/12) di Universitas Sebelas Maret Surakarta (UNS) dan ditutup di International Hotel and Management School (IHS), Colomadu, Karanganyar pada Selasa (12/12). Seluruh rangkaian sosialisasi tersebut merupakan upaya dukungan kepada Direktorat Jenderal Imigrasi dalam rangka mendukung penyebaran informasi keimigrasian kepada masyarakat sekaligus pelaksanaan tugas dan fungsi Kantor Imigrasi Kelas I TPI Surakarta dalam rangka penyebaran informasi kepada masyarakat.

Sosialisasi ini memaparkan sejumlah topik terkait keimigrasian kepada para generasi penerus bangsa. Di antaranya sekilas keimigrasian seperti peran, tugas, dan fungsi Imigrasi bagi Indonesia hingga penjelasan mengenai paspor sebagai dokumen perjalanan. Para peserta disosialisasikan mengenai cara mendapatkan paspor, fungsi paspor, hingga langkah yang harus dilakukan jika paspor rusak atau hilang. Kecuali di IAIN Surakarta yang pesertanya adalah 30 orang asing asal Thailand, materi yang dipaparkan berupa peraturan-peraturan keimigrasian bagi mahasiswa asing.

Sosialisasi mengenai keimigrasian tersebut penting bagi para generasi muda yang memasuki usia produktif. Perhatian pada rentang usia ini dilakukan oleh Kantor Imigrasi Kelas I TPI Surakarta sebagai pencegahan praktik TKI Nonprosedural yang selama ini telah dilakukan. Dalam periode 1 Januari hingga 23 November 2018 Direktorat Jenderal Imigrasi telah menangguhkan sebanyak 5785 permohonan paspor serta menunda 408 keberangkatan terduga praktik TKI Nonprosedural.


  • 0

Sinergi Pencegahan TKI Nonprosedural Dibutuhkan

Category : Berita Kantor

Di tengah keprihatinan meninggalnya 11 orang pekerja migran Indonesia yang menjadi korban tenggelamnya kapal yang mengangkut mereka di Bengkalis, Riau, Kantor Imigrasi Kelas I TPI Surakarta menyelenggarakan sosialisasi bertemakan Peran Serta Masyarakat dalam Pencegahan TKI Nonprosedural dan Tindak Pidana Perdagangan Orang. Sosialisasi ini dilaksanakan di Syariah Hotel Solo, Pabelan, Sukoharjo pada Kamis (6/12) dan dihadiri oleh Camat, Lurah, dan PPTKIS (Pelaksana Penempatan TKI Swasta) di wilayah Solo Raya. Sebanyak tiga narasumber hadir mengisi sosialisasi ini. Mereka adalah Kepala Seksi Penempatan Tenaga Kerja Dinas Tenaga Kerja dan Perindustrian kota Surakarta ibu Miske, Kepala Balai Pelayanan Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (BP3TKI) Jateng AB Rokhman, serta Kepala Bidang Perizinan Informasi Divisi Keimigrasian Kanwil Kemenkumham Jateng Budiono Setiawan. Sosialisasi dibuka langsung oleh Kepala Kantor Imigrasi kelas I TPI Surakarta, Said Ismail.

Kepala Kantor Imigrasi Kelas I TPI Surakarta membuka acara

Dalam pemaparan materi yang dimoderatori oleh Kepala Sub Seksi Dokumen Perjalanan Wahyu Agus Yunianto ini, ketiga pembicara memaparkan materi dari sudut pandang masing-masing yang saling beririsan.

Budiono Setiawan yang menjadi pembicara pertama memaparkan mengenai usaha memperketat permohonan dokumen perjalanan bagi pekerja migran dengan mewajibkan surat rekomendasi bagi calon pekerja. Sementara itu, AB Rokhman menjelaskan mengenai kelengkapan-kelengkapan yang harus dilengkapi calon pekerja maupun perkembangan terakhir terkait modus-modus pekerja migran non prosedural. Dalam pemaparan terakhir,  Miske menjelaskan bahwa Disnakerperin sudah menjalankan koordinasi dengan kecamatan dan kelurahan untuk mencegah praktik TKI Non Prosedural sejak dini di level kelurahan sekalipun Solo bukan menjadi salah satu daerah asal TKI.

Kepala BP3TKI memaparkan materinya

Untuk menutup sesi, moderator menyampaikan kesimpulan bahwa maraknya TKI Nonprosedural yang mengancam ketahanan nasional dapat dicegah melalui kesadaran dari calon TKI, koordinasi pemangku kebijakan terkait, dan kerja sama dengan negara penempatan.

Pada akhirnya, sosialisasi ini diharapkan bisa menjadi sumber pengetahuan dan pemantik seluruh pihak yang terlibat untuk bersama-sama mencegah praktik TKI Nonprosedural dan Tindak Pidana Perdagangan Orang yang membahayakan keselamatan Warga Negara Indonesia. Melalui kegiatan sosialisasi ini, diharapkan masing-masing stakeholders akan lebih memahami dan dapat melaksanakan tugas dan fungsinya dengan lebih baik serta dapat berperan aktif dalam menginformasikan pengetahuan maupun regulasi kepada masyarakat. Selain itu, diharapkan dengan terciptanya sinergi antara masing-masing lembaga, pencegahan praktik TKI Nonprosedural dan Tindak Pidana Perdagangan Orang dapat dilakukan dengan lebih terencana, sistematis, dan integratif.

Salah seorang peserta mengajukan pertanyaan


  • 0

Dialog Interaktif di Radio, Tingkatkan Pemahaman Masyarakat

Category : Berita Kantor

Kasi Lantaskim (kanan) dan Kasubsi Informasi dan Komunikasi tengah memaparkan informasi terkait paspor

Dalam rangka menyebarkan informasi keimigrasian kepada masyarakat, Seksi Teknologi Informasi dan Komunikasi (Tikim) dan Lalu Lintas Keimigrasian (Lantaskim) Kantor Imigrasi (Kanim) Kelas I TPI Surakarta bekerja sama dengan Solo Radio 92.9 FM mengadakan dialog interaktif keimigrasian pada Rabu, (5/12). Dialog interaktif yang dimulai pukul 17.00-18.00 ini dilaksankan pada saat program bertajuk “Mr &Mrs Afternoon” yang dipandu oleh wadyabala Ella mengudara. Dalam program ini, Kanim Surakarta diwakili oleh Kepala Seksi Lantaskim Winarko Kepala Seksi Tikim Ramilah Hanum, Kepala Sub Seksi Teknologi Informasi Oky Syachputra, dan Kepala Sub Seksi Informasi dan Komunikasi Keimigrasian Erni Belisa.

Dalam dialog ini, keempat pejabat struktural tersebut menyampaikan sejumlah materi keiimigrasian secara bergantian dengan dipandu secara interaktif oleh wadyabala. Materi tersebut adalah pelayanan pembuatan paspor, pelayanan warga negara asing, kegiatan penyebaran informasi keimigrasian melalui booth acara Car Free Day kota Solo, informasi mengenai Unit Layanan Paspor di Solo Baru, dan informasi antrian paspor daring (online).  Selain itu, disampaikan juga informasi mengenai sarana media sosial milik Kanim Surakarta yaitu WA Gateway di nomor 08112696999 serta Instagram, Twitter, dan Facebook di username @kanimsurakarta sehingga apabila ada pertanyaan lanjutan dari masyarakat dapat ditangani melalui kanal tersebut.

Kegiatan dialog interaktif ini merupakan kesempatan berharga bagi Kanim Surakarta. Dialog melalui radio dipilih sebagai sarana mendukung pelaksanaan tugas dan fungsi Kantor Imigrasi Kelas I TPI Surakarta dalam rangka penyebaran informasi kepada masyarakat. Oleh karena itu, pukul 17.00-18.00 dipilih sebagai waktu siaran karena rentang waktu tersebut paling optimal untuk mendapatkan pendengar terbanyak, sehingga penyebaran informasi Keimigrasian dapat lebih jauh menjangkau lapisan masyarakat. Salah satu lapisan masyarakat yang dapat dijangkau lebih dalam adalah para generasi muda milenial yang menjadi pendengar mayoritas Solo Radio. Generasi inilah yang nantinya akan bersinggungan lebih banyak dengan dunia keimigrasian misal dalam rangka berwisata maupun belajar dan berkarir di luar negeri.


  • 0

HUT Korpri ke-47, Pengingat Peran ASN dalam Revolusi Industri 4.0

Category : Berita Kantor

 

Terjadinya perubahan lanskap sosial, politik, ekonomi,dan budaya di seluruh dunia  merupakan ekses dari Revolusi Industri 4.0 yang membawa perubahan teknologi informasi mulai dari pengkomputeran hingga media sosial. Perubahan inlah yang harus dihadapi para Aparatur Sipil Negara dengan melayani masyarakat secara sungguh-sungguh, meningkatkan kualitas kinerja dan tata kelola pemerintahan, serta menjaga akuntabilitas. Perubahan kerja ini diperlukan karena berkat perubahan teknologi informasi, masyarakat semakin mudah menyampaikan aspirasinya dan menuntut kinerja yang lebih baik dari para ASN. Demikian disampaikan oleh Kepala Kantor Imigrasi (Kakanim) Kelas I TPI Surakarta, Said Ismail, S.H., MM. selaku Inspektur Upacara Peringatan Hari Ulang Tahun ke-47 Korps Pegawai Republik Indonesia (Korpri) saat menyampaikan sambutan Presiden Republik Indonesia. Upacara yang dilaksanakan pada Kamis (29/11) di halaman Kanim Surakarta ini diikuti seluruh pegawai Kanim dengan khidmat.

Pengibaran bendera Merah Putih

Dalam penyampaian amanat tersebut, Kakanim juga menyampaikan bahwa para ASN harus selalu berpikiran terbuka, terus melakukan inovasi, menyerderhanakan proses kerja, memanfaatkan kemajuan ilmu pengetahuan teknologi, serta berkolaborasi dengan pihak-pihak terkait. Oleh karena itu, diharapkan para ASN tidak terjebak dengan ego-organisasi, atau ego program masing-masing instansinya. Sinergitas ini perlu karena pada tahun 2019 pemerintah akan melakukan program besar-besaran untuk memperkuat sumber daya manusia untuk menghadapi tantangan zaman yang makin berat. Dalam mendukung program ini, seluruh ASN diminta untuk memperkuat diri demi menjadi agen transformasi penguatan SDM anak bangsa. Transformasi inilah yang menjadi harapan positif bagi kemajuan bangsa.

Petugas membacakan Panca Prasetya Korpri diikuti seluruh peserta upacara


  • 0

Ratusan Mahasiswa UMS ikuti Sosialisasi Keimigrasian

Category : Berita Kantor

Sebanyak 150 orang mahasiswa double degree Universitas Muhammadiyah Surakarta dari berbagai disiplin ilmu memenuhi Ruang Kuliah Teater ISW yang berlokasi di Lantai 7 Gedung Induk Siti Walidah, Pabelan, Sukoharjo, Rabu (28/11). Mahasiswa-mahasiswa tersebut berkumpul untuk menghadiri lanjutan program “Immigration Goes To Campus” dari Kantor Imigrasi Kelas I TPI Surakarta. UMS merupakan institusi Pendidikan tinggi kedua yang dikunjungi oleh tim dari seksi Teknologi Informasi dan Komunikasi Keimigrasian (Tikim). Tim dipimpin oleh Kepala Seksi (Kasi) Tikim, Ramilah Hanum, SH yang didampingi oleh Kasubsi Teknologi Informasi, Oky Syachputra, A.Md.Im., Kasubsi Informasi dan Komunikasi, Erni Belisa, A.Md.Im.,S.H., serta dua orang pegawai dan diterima oleh Kepala Bidang Kelas Internasional UMS Happy Adityarini S.Pd.,MA.,Ph.D.

Kasi Tikim menyampaikan materi

UMS menjadi tujuan sosialisasi keimigrasian karena memiliki jumlah mahasiswa double degree Kelas Internasional yang besar. Sebanyak 10 kelas disediakan UMS untuk menampung seluruh mahasiswa yang berasal dari dalam maupun luar negeri.  Program double degree ini menuntut para mahasiswa untuk tidak hanya berkuliah di UMS, namun juga universitas di luar negeri. Sementara itu, UMS menerima setidaknya 20 orang mahasiswa asing tiap tahunnya. Aktivitas transnasional inilah yang membuat civitas akademika UMS akan sering berhadapan dengan dunia keimigrasian.

Para peserta menyimak dengan serius

Kenyataan tersebut adalah pemantik antusiasme para mahasiswa dalam mengikuti sosialisasi yang dimulai pada pukul 09.30 ini. Mereka menyimak secara serius pemaparan materi Sekilas Keimigrasian yang dibawakan Kasi Tikim dan Serba-serbi Keimigrasian oleh Kasubsi TI. Sebanyak 2 termin sesi interaktif juga dipenuhi oleh pertanyaan para mahasiswa. Seperti pertanyaan mengenai pengalaman sulitnya mengurus visa, informasi paspor biasa dan elektronik, serta langkah-langkah jika kehilangan paspor di luar negeri.

Salah seorang peserta mengajukan pertanyaan


  • 0

Layanan-Layanan yang Tidak Membutuhkan Antrian Online

Category : Uncategorized

Selamat pagi sobat Mido!

Kembali bersama #infoselasa, tahukah kalian bahwa ada beberapa layanan paspor di Kantor Imigrasi Kelas I TPI Surakarta yang tidak membutuhkan antrian paspor online ? Pada dasarnya, antrian paspor online hanya digunakan untuk antrian pengurusan paspor baru maupun penggantian paspor lama.

Oleh karena itu, untuk pengurusan hal-hal berikut ini, tidak diperlukan antrian online :

  1. Paspor hilang
  2. Paspor rusak
  3. Paspor beda data
  4. Penggantian SPLP menjadi paspor
  5. Penambahan nama untuk umroh

Untuk pengurusan nomor 1-3, silahkan langsung melapor ke seksi Inteldak ya sobat Mido! Sedangkan pengurusan nomor 4-5 bisa langsung menuju customer service untuk memberitahukan maksud sobat Mido dan berkonsultasi dengan petugas.

Semoga membantu sobat Mido!


  • 0

Pimpin Apel, Kakanim Ingatkan Kedisiplinan ASN

Kantor Imigrasi Kelas I TPI Surakarta kembali melaksanakan agenda mingguan yaitu apel pagi yang secara rutin dilaksanakan pada hari Senin. Apel rutin yang menugaskan secara bergantian para Kepala Sub Seksi sebagai komandan apel dan para Kepala Seksi sebagai pembina apel ini bertujuan untuk meningkatkan kebersamaan pegawai sekaligus memberikan pengarahan untuk kegiatan sehari-hari. Namun apel pada Senin (26/11) ini menjadi apel yang istimewa karena dipimpin langsung oleh Kepala Kantor Imigrasi (Kakanim) Kelas I TPI Surakarta, Said Ismail S.H., M.M sebagai pembina apel. Apel ini dihadiri oleh seluruh pegawai yang dikomando oleh Kepala Sub Seksi Izin Tinggal, Ardian Pramastyo Putro S.H., M.Si. sebagai komandan apel.

Peserta apel menyimak amanat kakanim dengan khidmat

Dalam amanatnya, Kakanim mengingatkan kepada seluruh pegawai untuk menjaga kedisiplinan. Misalnya dalam pelaksanaan apel, pegawai harus menyiapkan diri 10 menit sebelum pelaksanaan apel pukul 07.30. Lebih dari itu, pegawai harus datang lebih awal agar dapat memastikan kelengkapan atribut seragam. Dalam kaitannya dengan pekerjaan sehari-hari, Kakanim juga mengajak seluruh pegawai untuk introspeksi diri agar terus menjalanakan keseharian di kantor sesuai ketentuan yang berlaku. Misalnya dalam hal kebersihan, Kakanim masih sering menemukan puntung rokok yang dibuang sembarangan padahal area merokok lengkap dengan tempat sampahnya sudah disediakan. Selain itu, Kakanim juga mengingatkan agar para pejabat dan pegawai yang sudah mendapat Surat Keputusan (SK) penugasan agar melaksanakan tanggung jawabnya sesuai SK dengan sungguh-sungguh. Menutup amanatnya, Kananim berharap agar segenap elemen Kantor Imigrasi Kelas I TPI Surakarta saling bergandeng tangan untuk memperbaiki hal-hal yang masih kurang dan tidak ragu untuk melaporkan kepada atasan jika menemukan kesulitan.

Suasana apel Senin (26/11)


  • 0

Imigrasi Perkuat Kesadaran Keimigrasian Civitas Akademika ISI Surakarta

Category : Berita Kantor

Kasubsi Teknologi Informasi memberikan pemaparan keimigrasian

Kantor Imigrasi Kelas I TPI Surakarta kembali melanjutkan rangkaian sosialisasi keimigrasian kepada dunia pendidikan yang bertajuk “Immigration Goes to Campus”. Pada hari Jumat (23/11), Institut Seni Indonesia (ISI) Surakarta menjadi institusi pendidikan kedua minggu ini yang dikunjungi oleh tim dari seksi Teknologi Informasi dan Komunikasi Keimigrasian serta Izin Tinggal dan Status Keimigrasian. Tim dipimpin oleh Kepala Seksi (Kasi) Tikim, Ramilah Hanum, SH yang didampingi oleh Kasubsi Teknologi Informasi, Oky Syachputra, A.Md.Im., Kasubsi Informasi dan Komunikasi, Erni Belisa, A.Md.Im.,S.H., dan Kasubsi  Izin Tinggal Ardian Pramastyo Putro S.H., M.Si. serta dua orang pegawai.

 

Kasubsi Izin Tinggal menjawab pertanyaan

Sosialisasi yang berlangsung di Rektorat ISI Surakarta ini disambut secara antusias oleh para civitas akademika. Tim disambut oleh Wakil Rektor III Dr RM. Pramutomo, M.Hum yang didampingi oleh Kepala Pusat Urusan Internasional Matheus Wasi Bantolo, S.Sn, M.Sn. Dalam pemaparan yang dimulai pada 09.30 WIB ini, sebanyak 14 orang yang terdiri dari para Kepala Program Studi dan 2 orang perwakilan mahasiswa mengikuti presentasi dan sesi tanya jawab secara antusias. Presentasi selama 45 menit yang dibawakan oleh Kasubsi Teknologi Informasi tersebut diselingi oleh sejumlah pernyataan yang diajukan para peserta terkait materi sehingga pemaparan berlangsung secara interaktif dan baru berakhir pada pukul 11.30.

Salah seorang dosen mengajukan pertanyaan

Materi yang disajikan dalam sosialisasi kali ini di antaranya fungsi-fungsi keimigrasian, dokumen perjalanan RI (paspor), seputar orang asing dari alur masuk hingga jenis-jenis izin tinggal, dan pengawasan keimigrasian baik terhadap warga negara Indonesia maupun orang asing. Sosialisasi ini diharapkan menjadi penambah pengatahuan sekaligus penguat kesadaran keimigrasian bagi civitas akademika di ISI Surakarta yang memang kerap bersentuhan dengan dunia imigrasi baik dalam rangka perjalanan ke luar negeri maupun pengurusan keimigrasian dan pengawasan mahasiswa asing yang melaksanakan pembelajaran di ISI Surakarta.

 

Berfoto bersama setelah selesai acara

 

Galeri Foto


  • 0

Tingkatkan Kualitas Data Keimgrasian, Kasubdit Berikan Arahan

Suasana pengarahan oleh Kasubdit

Rabu (21/11), Kantor Imigrasi Kelas I TPI Surakarta menerima kedatangan Kepala Sub Direktorat (Kasubdit) Pengelolaan Data dan Laporan Direktorat Jenderal Imigrasi,  Feddy Mulyana Pasya, A.Md.Im., S.H. di Ruang Serba Guna. Kedatangan Kasubdit ini bertujuan untuk memberikan arahan mengenai Pengarahan Pengumpulan dan Pemanfaatan Data Keimigrasian. Kepala Kantor Imigrasi (Kakanim) Kelas I TPI Surakarta, Said Ismail, S.H.,MM. turut hadir langsung dalam pengarahan ini dan mendampingi Kasubdit di meja depan. Pengarahan yang dilangsungkan setelah jam pelayanan pada pukul 16.00 WIB ini dihadiri oleh seluruh pegawai Kanim Surakarta, termasuk petugas Tempat Pemeriksaan Imigrasi (TPI) Bandara Adi Soemarmo dan Unit Layanan Paspor (ULP) Solo Baru.

Kepala Sub Direktorat (Kasubdit) Pengelolaan Data dan Laporan Direktorat Jenderal Imigrasi,  Feddy Mulyana Pasya, A.Md.Im., S.H. memberikan arahan

Dalam pengarahan selama dua jam tersebut, Kasubdit menjelaskan bahwa Subdit yang dipimpinnya memiliki peran penting dalam penggunaan data untuk para pemangku kebijakan penegakan hukum di Indonesia. Dalam perannya untuk mengelola, melaporkan, dan mengawasi seluruh data keimigrasian serta membuat laporan dan analisis tentang seluruh data yang masuk inilah ditemukan beberapa tantangan yang harus dihadapi bersama oleh seluruh lini Direktorat Jenderal Imigrasi. Tantangan tersebut adalah peningkatan jumlah permohonan permintaan data dari Kementerian dan Lembaga (K/L) terkait, sudah terhubungnya Sistem Informasi Manajemen Keimigrasian (SIMKIM) dengan K/L terkait, serta kurangnya kualitas data Keimigrasian dan upaya peningkatan kualitasnya.

Para peserta serius menyimak pengarahan

Untuk mengatasi tantangan-tantangan tersebut, Kasubdit mengungkapkan bahwa Unit Pelaksana Teknis (UPT) seperti Kantor Imigrasi bisa berkontribusi dengan memasukkan data dan melaksanakan mekanisme yang benar sesuai aturan. Data yang salah adalah pangkal dari rendahnya kualitas data keimigrasian. Padahal data-data seperti data perlintasan di Tempat Pemeriksaan Imigasi, data izin tinggal orang asing, dan data penerbitan paspor RI dibutuhkan oleh K/L yang akan melaksakan penegakan hukum. Data perlintasan misalnya, dibutuhkan dalam pencegahan terorisme atau pidana lainnya hingga pencegahan pelanggar pajak. Sementara itu, data izin tinggal menjadi penting untuk mengetahui status orang asing terutama mereka yang berkaitan dengan pidana maupun untuk mengetahui secara pasti jumlah orang asing di Indonesia. Pengarahan ditutup dengan penegasan Kakanim kepada seluruh petugas agar lebih berhati-hati dan teliti saat memasukkan data dalam pekerjaannya sehari-hari.

Salah seorang pegawai mengajukan pertanyaan

 


  • 0

Arahan Kepala Kantor Imigrasi Kelas I TPI Surakarta (21/11)

Category : Uncategorized

Kantor Imigrasi Kelas I TPI Surakarta telah melaksanakan briefing terkait Pengarahan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia dalam Rapat Koordinasi Penguatan Tugas dan Fungsi Wasdakim (Pengawasan dan Penindakan Keimigrasian) tahun 2018 yang dilaksanakan di Medan  pada tanggal  14 –  16 November 2018. Briefing ini dilaksanakan di Ruang Serba Guna pada Rabu (22/11) dan dipimpin langsung oleh Kepala Kantor Imigrasi Kelas I TPI Surakarta.

Para pegawai menyimak pengarahan Kakanim dengan serius

Kepala Kantor Imigrasi Kelas I TPI Surakarta dalam briefing tersebut mengungkapkan bahwa perang dagang yang terjadi antara Tiongkok dan Amerika Serikat memiliki dampak yang sangat serius bagi para pelaku ekonomi dunia tidak terkecuali di Indonesia. Tantangan seperti ini harus disikapi dengan melakukan kerja lebih ekstra oleh para pemangku kebijakan di bidang ekonomi agar target capaian ekonomi Indonesia tetap terwujud.

Imigrasi yang memiliki fungsi sebagai fasilitator pembangunan ekonomi memiliki peran besar dalam mewujudkan target dan capaian ekonomi tersebut. Kepala Kantor Imigrasi Kelas I TPI Surakarta mengingatkan kepada seluruh pegawai meninggalkan budaya arogansi dan kesewenangan petugas Imigrasi dalam melakukan tugas harian terlebih lagi kepada pegawai serta pejabat Imigrasi yang diberikan kewenangan untuk melakukan penindakan. Seluruh pegawai dan pejabat diharapkan untuk menanggalkan arogansi dan kesewenangan dalam melakukan kegiatan serta operasi pengawasan dan penindakan Keimigrasian. Sikap tidak arogan dan sewenang-wenang ini penting supaya tercipta iklim investasi yang kondusif di wilayah kerja Imigrasi, sebagai kerja nyata Imigrasi dalam mendukung pemerintah mewujudkan peningkatan ekonomi nasional.

Suasana Ruang Serba Guna saat pengarahan Kakanim

Sebagai contoh, Indonesia dapat berkaca pada Vietnam yang dahulu berada di bawah Indonesia dalam hal ekonomi kini telah jauh lebih maju daripada Indonesia. Kemajuan ini terlihat dari besaran pendapatan per kapita penduduk Vietnam yang berada di atas Indonesia. Hal ini tidak lepas dari keluwesan pemerintah Vietnam yang memiliki kebijakan pro investasi dengan sungguh-sungguh memberikan berbagai kemudahan bagi para investor asing untuk menginvestasikan aset serta permodalan asing dalam melakukan berbagai bentuk kegiatan usaha di negara tersebut.

Kepala Kantor Imigrasi Kelas I TPI Surakarta mengingatkan kepada seluruh pegawai untuk lebih mengedepankan pendekatan yang soft approach (pendekatan yang lunak) dalam melakukan pengawasan serta penindakan Keimigrasian agar tercipta iklim investasi yang sehat dan kondusif di wilayah kerja Imigrasi Surakarta. Kepala Kantor Imigrasi Kelas I TPI Surakarta juga menambahkan agar tidak terulang kembali laporan ketidakpuasan masyarakat seperti yang baru saja dilaporkan melalui aplikasi Lapor.

Sebagai penutup, Kepala Kantor Imigrasi kelas I TPI Surakarta berpesan kepada segenap pegawai Kantor Imigrasi kelas I TPI Surakarta untuk dapat melaksanakan seluruh amanat tersebut dengan baik.

Surakarta, 21 November 2018

 

Hormat Kami,

Kepala Kantor Imigrasi Kelas I TPI Surakarta.