Berita tentang penguatan Corporate University di Kantor Imigrasi Kelas I TPI Surakarta

Kantor Imigrasi Kelas I TPI Surakarta mengawali bulan September dengan kegiatan Pelatihan Penerapan Budaya Pelayanan Prima, pada Selasa (1/9), bekerja sama dengan salah satu BUMN yang terdepan dalam pelayanan yaitu BNI 46.⁣⁣
⁣⁣
Kegiatan dibuka oleh Kepala Kantor, Said Ismail, yang menyampaikan rasa terima kasih kepada pihak BNI 46 yang telah bersedia berbagi ilmu seputar pelayanan prima bagi para pegawai. Kepala Kantor juga berharap kegiatan ini dapat mendukung peningkatan kualitas pelayanan di Kantor Imigrasi Kelas I TPI Surakarta terutama dalam mendukung diraihnya predikat Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK). ⁣⁣
⁣⁣
Pada kegiatan tersebut, Ita Jaya Puspita, Wakil Pimpinan Bidang Layanan Nasabah BNI 46 Surakarta yang menjadi pemateri menyampaikan bahwa untuk mewujudkan suatu pelayanan prima, diperlukan perubahan pola pikir bahwa setiap tindakan melayani harus berdasarkan hati, perasaan, dan keinginan dari masing-masing individu. Selain itu, dalam mewujudkan pelayanan prima maka kita harus mampu melampaui harapan masyarakat setiap memberikan pelayanan. ⁣⁣
⁣⁣
Selain pemberian materi, juga dilakukan praktek bersama pegawai Kantor Imigrasi Kelas I TPI Surakarta tentang bagaimana mewujudkan “professional image”. Seperti, bagaimana menjaga kebersihan dan kesehatan diri, berpakaian dan merias diri, serta menciptakan bahasa tubuh yang baik saat memberikan pelayanan. Bahkan gestur duduk, berdiri, dan berjalan juga turut diajarkan sebagai bagian dari pelayanan prima.⁣

Kamis (25/06), Kantor Imigrasi Kelas I Surakarta mengadakan kegiatan Penguatan Corporate University di ruang Aula pada pukul 15.00.⁣

Kegiatan diikuti oleh seluruh pegawai baik yang bertugas di kantor maupun dari rumah. Pada kegiatan tersebut, Kepala Kantor, Said Ismail, mengucapkan terima kasih atas kerja sama setiap pegawai dan Tim WBK dalam kegiatan Uji Petik Evaluasi Satuan Kerja menuju WBK/WBBM serta untuk menguatkan kembali komitmen bersama meskipun telah lolos dari penilaian TPI.⁣

Kakanim juga menyampaikan mengenai capaian IKM (Indeks Kepuasan Masyarakat) dan IPK (Indeks Persepsi Korupsi) yang harus selalu terjaga. IKM-IPK penting sebagai indikator pelayanan yang memuaskan dan bersihnya sistem dari praktik korupsi. Keduanya merupakan unsur penting dari raihan gelar WBK.⁣