Category Archives: Uncategorized

  • 0

Pegawai Imigrasi Surakarta Peringati Harkitnas ke-111

“Bangkit untuk Bersatu”, tema inilah yang dipilih sebagai semangat peringatan Hari Kebangkitan Nasional ke-111 tahun 2019.

Untuk memperingati hari bersejarah tersebut, Kantor Imigrasi Kelas I TPI Surakarta menyelenggarakan upacara bendera di halaman kantor, Senin (20/5). Upacara yang dipimpin oleh Kepala Kantor Imigrasi, Said Ismail selaku Inspektur Upacara tersebut dimulai pada pukul 08.00 WIB. Meskipun dilaksanakan pada bulan puasa, upacara tetap diikuti dengan semangat oleh para pegawai.

Dalam pembacaan amanat Menkominfo, Inspektur Upacara menyampaikan bahwa Indonesia selama 111 tahun telah menorehkan catatan penghormatan dan penghargaan atas kemajemukan bangsa yang ditandai dengan berdirinya organisasi Boedi Oetomo sebagai tonggak peringatan Hari Kebangkitan Nasional.

 

Selain upacara, dilaksanakan juga penyerahan penghargaan pegawai teladan periode pertama tahun 2019 oleh Inspektur Upacara. Panji Kurniawan menjadi pegawai yang telah bededikasi dan berintegritas dalam tugasnya mengabdi kepada negara. Penghargaan pegawai teladan ini merupakan terobosan yang dilakukan oleh Kantor Imigrasi Surakarta dalam melaksanakan Zona Integritas menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK).

 


  • 0

Kopdar Humas Imigrasi “Bridging Communication and Building Reputation in the Digital Era”

Category : Uncategorized

Selamat pagi sobat Mido!

Selama 2 hari yang lalu, Mido mengikuti Kopdar Humas Imigrasi bertajuk “Bridging Communication and Building Reputation in the Digital Era” yang diselenggarakan oleh Direktorat Jenderal Imigrasi di Jakarta.

Nggak cuma ketemu dan berbagi ilmu dengan sesama Mido dari seluruh Indonesia, Mido juga dapet materi kehumasan berharga dari para narasumber berkompeten di bidangnya. Mulai dari ketua Perhumas Agung Laksamana, Kasubdit Humas Ditjen Pajak Ani Natalia, sampai Fotografer Associated Press Dita Alangkara.

Karena acara ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan petugas Humas, sobat Mido jangan kaget kalau dikit-dikit kami mulai berubah ya!

Bahagia adminnya, bahagia juga Sobat Midonya !


  • 0

Kebersamaan Peringati Hari Bhakti Imigrasi

Para peserta melintasi Tugu Makuto, gerbang selamat datang kota Surakarta sekaligus penanda batas wilayah dengan Kecamatan Colomadu, Karanganyar

Matahari pagi baru saja terbit pada Jumat (11/1), namun seluruh pegawai Kantor Imigrasi Kelas I TPI Surakarta telah berkumpul di halaman kantor. Kehadiran seluruh pegawai tersebut adalah dalam rangka kegiatan jalan santai memperingati Hari Bhakti Imigrasi ke-69 yang jatuh pada tahun 2019 ini. Para pegawai dilepas langsung oleh Kepala Kantor Imigrasi (Kakanim), Said Ismail, yang kemudian juga mengikuti jalan santai di tengah-tengah barisan dan membaur dengan seluruh pegawai.

Kakanim mengikuti jalan santai di tengah rombongan

Jalan santai dimulai pada pukul 06.00 dengan mengitari lingkungan desa Blulukan, Karanganyar dan kelurahan Karangasem, Surakarta. Perjalanan sejauh 2 kilometer ini melalui sejumlah lokasi seperti kampus UMS, kompleks rumah dinas Imigrasi, hingga Tugu Makuto. Perjalanan diakhiri pada pukul 06.30 dan dilanjutkan dengan sarapan bersama dan pengundian grand prize sepeda gunung yang dimenangkan oleh salah satu pegawai di bagian Tata Usaha yaitu Suyono. Seluruh kegiatan selesai sebelum pukul 07.30 sehingga tidak mengganggu pelayanan bagi masyarakat.

Salah seorang pegawai, Suyono, mendapatkan hadiah utama berupa sepeda


  • 0

Selamat Datang 2019!

Tahun 2018 dengan segala dinamikanya telah meninggalkan kita.

Saatnya menyambut tahun yang baru sobat Mido!

 

Makan nasi di pinggir kali

Lauk seiris tempe rasanya enak sekali

Tahun yang lama telah berganti

2019 kami siap melayani lebih baik lagi!


  • 0

Puluhan Awak Media Hadiri Konferensi Pers

Category : Uncategorized

Berdasarkan UU No. 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik, badan publik diamanatkan untuk dapat mengimplementasikan dan menjalankan semangat keterbukaan informasi publik agar bisa diakses masyarakat luas.

Kakanim Surakarta Said Ismail memberikan keterangan kepada awak media

Sebagai aktualisasi semangat keterbukaan tersebut, Kantor Imigrasi Kelas I TPI Surakarta melaksanakan Konferensi Pers Capaian Kinerja tahun 2018 pada Senin (31/12) di ruang rapat Kantor Imigrasi Kelas I TPI Surakarta. Sebanyak 25 awak media menghadiri konferensi pers ini, di antaranya MNC TV, Solopos, Kedaulatan Rakyat, Trans TV, dan Media Indonesia.

Puluhan awak media memenuhi ruang konferensi pers

Dalam konferensi pers yang dimulai pukul 11.00 tersebut, Kepala Kantor Imigrasi Kelas I TPI Surakarta, Said Ismail, menyampaikan capaian kinerja selama tahun 2018. Kakanim didampingi oleh empat orang pimpinan masing-masing seksi yaitu Kasi Lalu Lintas Keimigrasian Winarko, Kasi Intelijen dan Penindakan Sigit Wahjuniarto, Kasi Teknologi Informasi dan Komunikasi Ramilah Hanum, serta Kasubsi Izin Tinggal Keimigrasian Ardian Pramastyo Putro.

Kakanim diwawancarai pasca konferensi pers

Selama 30 menit konferensi pers, sejumlah pertanyaan diutarakan oleh para insan pers. Pertanyaan seperti penyalahgunaan izin tinggal, deportasi dan pelanggaran keimigrasian serta seputar data yang dipaparkan dalam press release yang dibagikan kepada jurnalis. Data-data tersebut akan dipaparkan melalui kiriman terpisah.

Kepala Seksi Inteldakim diwawancarai selepas konferensi pers

 


  • 0

Menuju Pribadi yang Beruntung

Category : Uncategorized

Dalam rangka pembinaan kerohanian para pegawai, Kantor Imigrasi Kelas I TPI Surakarta kembali menggelar Siraman Rohani yang rutin dilaksanakan pada hari Jumat ketiga setiap bulannya. Siraman Rohani yang dibuka langsung oleh Kepala Kantor Imigrasi kelas I TPI Surakarta, Said Ismail, SH., MM. tersebut diisi oleh pemateri KH Ahmad Yani. Seluruh pegawai beragama Islam menghadiri Siraman Rohani yang diselenggarakan di masjid Ar-Rohman Kantor Imigrasi Kelas I TPI Surakarta pada Jumat (21/12).

Kakanim membuka Siraman Rohani

Dalam ceramahnya, KH Ahmad Yani menanyakan kepada para hadirin apakah akan menjadi seorang hamba yang khosirun (rugi, tidak pernah menggunakan kesempatan untuk ibadah), malnunun (tidak lebih jelek daripada hari ini), atau robbiun (beruntung, hari ini lebih baik dari kemarin, hari esok lebih baik dari hari ini, sadar akan kematian yang akan datang). Untuk menjadi seorang yang beruntung, beliau mengajak para hadirin untuk banyak bersyukur, tidak kufur nikmat, dan takabur karena diberikan kesempatan untuk menikmati kesempurnaan ciptaan Allah.

KH Ahmad Yani menyampaikan materi

Selain itu, KH Ahmad Yani juga mengingatkan agar jangan dzolim pada diri sendiri, misalnya dengan tidak membaca Al Quran atau menghadiri pengajian dengan terpaksa karena takut pada pimpinan. Beliau menegaskan bahwa seorang manusia membutuhkan segala bentuk ibadah untuk mengarahkan diri menjadi orang yang beruntung.

Para pegawai serius menyimak pemaparan

Dalam menutup materinya, KH Ahmad Yani memberikan resep 5 M agar tahun depan dapat lebih baik. Mereka adalah Muahadah (berjanji kepada Allah), Mujahadah (jihad melawan hawa nafsu), Muroqobah(merasa selalu diawasi Allah), Muhasabah(mawas diri dan mengingat waktu, rizki, jasad digunakan untuk apa selama hidup di dunia, serta Muaqobah (berani memberi sanksi kepada diri jika salah).


  • 0

Bela Negara dalam Revolusi Industri 4.0

Category : Uncategorized

Saat ini Indonesia telah merampungkan peta jalan (roadmap) untuk menghadapi Revolusi Industri 4.0. Peta jalan ini bukan program mercusuar namun sebuah bentuk bela negara untuk mengakselerasi masyarakat menghadapi era disrupsi teknologi robotik.

Kakanim membacakan amanat Menkopolhukam

Demikian disampaikan oleh Kepala Kantor Imigrasi (Kakanim) Kelas I TPI Surakarta, Said Ismail, SH., MM. saat menyampaikan amanat Menteri Koordinator Politik Hukum dan Keamanan (Menkopolhukam) dalam Upacara Peringatan Hari Bela Negara tahun 2018 di halaman Kanim Surakarta, Rabu (19/12). Upacara ini dikomando oleh Kepala Sub Seksi Izin Tinggal Keimigrasian Ardian Pramastyo Putro, SH., M.Si. selaku komandan upacara dan dihadiri oleh seluruh pegawai.

Pembacaan Ikrar Bela Negara

Upacara Hari Bela Negara setiap 19 Desember merupakan peringatan terhadap keberanian MR Syafrudin Prawiranegara mendirikan Pemerintahan Darurat Republik Indonesia (PDRI) 70 tahun silam. Keberanian yang melampaui panggilan tugas beliau menjadi momentum bagi Indonesia untuk tetap berdiri tegak di tengah Agresi Militer Belanda.

Dirigen memimpin menyanyikan Mars Kemenkumham

Penetapan keberanian pembentukan PDRI sebagai momentum bela negara menunjukkan luasnya arti bela negara yang secara sempit kerap dimaknai sebagai wajib militer. Di era revolusi industri 4.0 ini, bela negara dapat dilakukan melalui beragam upaya dan profesi, misalnya para aparatur negara yang berjuang di pelosok tanah air untuk membuat negara hadir dalam melayani rakyatnya. Namun di era Revolusi Industri ini, upaya bela negara dalam arus disrupsi harus tetap berlandaskan pada nilai-nilai luhur bangsa. Selain itu diperlukan cara-cara yang inovatif serta adaptif agar para generasi muda yang kelak menjadi nakhoda bangsa mendapatkan ruang untuk mengekspresikan kecintaannya pada tanah air.

Suasana pelaksanaan upacara


  • 0

Layanan-Layanan yang Tidak Membutuhkan Antrian Online

Category : Uncategorized

Selamat pagi sobat Mido!

Kembali bersama #infoselasa, tahukah kalian bahwa ada beberapa layanan paspor di Kantor Imigrasi Kelas I TPI Surakarta yang tidak membutuhkan antrian paspor online ? Pada dasarnya, antrian paspor online hanya digunakan untuk antrian pengurusan paspor baru maupun penggantian paspor lama.

Oleh karena itu, untuk pengurusan hal-hal berikut ini, tidak diperlukan antrian online :

  1. Paspor hilang
  2. Paspor rusak
  3. Paspor beda data
  4. Penggantian SPLP menjadi paspor
  5. Penambahan nama untuk umroh

Untuk pengurusan nomor 1-3, silahkan langsung melapor ke seksi Inteldak ya sobat Mido! Sedangkan pengurusan nomor 4-5 bisa langsung menuju customer service untuk memberitahukan maksud sobat Mido dan berkonsultasi dengan petugas.

Semoga membantu sobat Mido!


  • 0

Pimpin Apel, Kakanim Ingatkan Kedisiplinan ASN

Kantor Imigrasi Kelas I TPI Surakarta kembali melaksanakan agenda mingguan yaitu apel pagi yang secara rutin dilaksanakan pada hari Senin. Apel rutin yang menugaskan secara bergantian para Kepala Sub Seksi sebagai komandan apel dan para Kepala Seksi sebagai pembina apel ini bertujuan untuk meningkatkan kebersamaan pegawai sekaligus memberikan pengarahan untuk kegiatan sehari-hari. Namun apel pada Senin (26/11) ini menjadi apel yang istimewa karena dipimpin langsung oleh Kepala Kantor Imigrasi (Kakanim) Kelas I TPI Surakarta, Said Ismail S.H., M.M sebagai pembina apel. Apel ini dihadiri oleh seluruh pegawai yang dikomando oleh Kepala Sub Seksi Izin Tinggal, Ardian Pramastyo Putro S.H., M.Si. sebagai komandan apel.

Peserta apel menyimak amanat kakanim dengan khidmat

Dalam amanatnya, Kakanim mengingatkan kepada seluruh pegawai untuk menjaga kedisiplinan. Misalnya dalam pelaksanaan apel, pegawai harus menyiapkan diri 10 menit sebelum pelaksanaan apel pukul 07.30. Lebih dari itu, pegawai harus datang lebih awal agar dapat memastikan kelengkapan atribut seragam. Dalam kaitannya dengan pekerjaan sehari-hari, Kakanim juga mengajak seluruh pegawai untuk introspeksi diri agar terus menjalanakan keseharian di kantor sesuai ketentuan yang berlaku. Misalnya dalam hal kebersihan, Kakanim masih sering menemukan puntung rokok yang dibuang sembarangan padahal area merokok lengkap dengan tempat sampahnya sudah disediakan. Selain itu, Kakanim juga mengingatkan agar para pejabat dan pegawai yang sudah mendapat Surat Keputusan (SK) penugasan agar melaksanakan tanggung jawabnya sesuai SK dengan sungguh-sungguh. Menutup amanatnya, Kananim berharap agar segenap elemen Kantor Imigrasi Kelas I TPI Surakarta saling bergandeng tangan untuk memperbaiki hal-hal yang masih kurang dan tidak ragu untuk melaporkan kepada atasan jika menemukan kesulitan.

Suasana apel Senin (26/11)


  • 0

Tingkatkan Kualitas Data Keimgrasian, Kasubdit Berikan Arahan

Suasana pengarahan oleh Kasubdit

Rabu (21/11), Kantor Imigrasi Kelas I TPI Surakarta menerima kedatangan Kepala Sub Direktorat (Kasubdit) Pengelolaan Data dan Laporan Direktorat Jenderal Imigrasi,  Feddy Mulyana Pasya, A.Md.Im., S.H. di Ruang Serba Guna. Kedatangan Kasubdit ini bertujuan untuk memberikan arahan mengenai Pengarahan Pengumpulan dan Pemanfaatan Data Keimigrasian. Kepala Kantor Imigrasi (Kakanim) Kelas I TPI Surakarta, Said Ismail, S.H.,MM. turut hadir langsung dalam pengarahan ini dan mendampingi Kasubdit di meja depan. Pengarahan yang dilangsungkan setelah jam pelayanan pada pukul 16.00 WIB ini dihadiri oleh seluruh pegawai Kanim Surakarta, termasuk petugas Tempat Pemeriksaan Imigrasi (TPI) Bandara Adi Soemarmo dan Unit Layanan Paspor (ULP) Solo Baru.

Kepala Sub Direktorat (Kasubdit) Pengelolaan Data dan Laporan Direktorat Jenderal Imigrasi,  Feddy Mulyana Pasya, A.Md.Im., S.H. memberikan arahan

Dalam pengarahan selama dua jam tersebut, Kasubdit menjelaskan bahwa Subdit yang dipimpinnya memiliki peran penting dalam penggunaan data untuk para pemangku kebijakan penegakan hukum di Indonesia. Dalam perannya untuk mengelola, melaporkan, dan mengawasi seluruh data keimigrasian serta membuat laporan dan analisis tentang seluruh data yang masuk inilah ditemukan beberapa tantangan yang harus dihadapi bersama oleh seluruh lini Direktorat Jenderal Imigrasi. Tantangan tersebut adalah peningkatan jumlah permohonan permintaan data dari Kementerian dan Lembaga (K/L) terkait, sudah terhubungnya Sistem Informasi Manajemen Keimigrasian (SIMKIM) dengan K/L terkait, serta kurangnya kualitas data Keimigrasian dan upaya peningkatan kualitasnya.

Para peserta serius menyimak pengarahan

Untuk mengatasi tantangan-tantangan tersebut, Kasubdit mengungkapkan bahwa Unit Pelaksana Teknis (UPT) seperti Kantor Imigrasi bisa berkontribusi dengan memasukkan data dan melaksanakan mekanisme yang benar sesuai aturan. Data yang salah adalah pangkal dari rendahnya kualitas data keimigrasian. Padahal data-data seperti data perlintasan di Tempat Pemeriksaan Imigasi, data izin tinggal orang asing, dan data penerbitan paspor RI dibutuhkan oleh K/L yang akan melaksakan penegakan hukum. Data perlintasan misalnya, dibutuhkan dalam pencegahan terorisme atau pidana lainnya hingga pencegahan pelanggar pajak. Sementara itu, data izin tinggal menjadi penting untuk mengetahui status orang asing terutama mereka yang berkaitan dengan pidana maupun untuk mengetahui secara pasti jumlah orang asing di Indonesia. Pengarahan ditutup dengan penegasan Kakanim kepada seluruh petugas agar lebih berhati-hati dan teliti saat memasukkan data dalam pekerjaannya sehari-hari.

Salah seorang pegawai mengajukan pertanyaan