View this post on Instagram

"Pemusnahan arsip merupakan amanat undang-undang, harus dilaksanakan sesuai aturan yang berlaku untuk menghindari permasalahan yuridis di masa mendatang, jika tidak dilaksanakan, maka kantor imigrasi akan menjadi gudang arsip belaka", tegas Alkana Yudha, Kepala Bagian Tata Usaha (Kabag TU) Sekretariat Jenderal Kemenkumham dalam sambutan untuk mengawali kegiatan Pemusnahan Arsip Fisik Substantif Keimigrasian Kantor Imigrasi Kelas I TPI Surakarta, Selasa (25/8). ⁣ ⁣ Pemusnahan dibuka oleh Kepala Kantor, Said Ismail, yang menyampaikan bahwa sebanyak 81.325 berkas arsip akan dimusnahkan dengan cara dibakar. Arsip-arsip tersebut telah melalui verifikasi baik dari Kementerian maupun ANRI (Arsip Nasional RI) sehingga dinyatakan sah untuk dimusnahkan. Keterangan ini juga dimuat dalam berita acara yang ditandatangani oleh Kepala Kantor dan saksi-saksi yaitu Kabag TU, Arsiparis, serta 2 orang saksi dari Kanwil Kemenkumham Jateng yaitu Kepala Divisi Keimigrasian, Esti Winahyu, dan Kepala Divisi Pelayanan Hukum dan HAM, Bambang Setyabudi.⁣ ⁣ Seusai penandatanganan, seluruh hadirin berpindah ke tanah kosong di desa Blulukan yang berlokasi di belakang kantor untuk melakukan pembakaran arsip fisik. Seluruh arsip dibakar habis hingga menyisakan abunya saja untuk memastikan keamanan informasi yang dimuat di dalamnya.⁣ ⁣ #kanimsurakarta⁣ #imigrasisurakarta ⁣ #kumhampasti ⁣ #kemenkumham ⁣ #kotasolo ⁣ #soloraya ⁣ #pelayananpublik ⁣ #arsip⁣

A post shared by Kantor Imigrasi Surakarta (@kanimsurakarta) on

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *