Bahas Pembentukan Kantor Imigrasi, Imigrasi Surakarta Audiensi dengan Bupati Klaten

Klaten — Kantor Imigrasi Kelas I TPI Surakarta melakukan audiensi dengan Bupati Klaten pada Kamis (19/2/2026) di Kantor Bupati Kabupaten Klaten. Pertemuan tersebut membahas rencana pembentukan Kantor Imigrasi di Kabupaten Klaten sebagai upaya mendekatkan layanan keimigrasian kepada masyarakat.

Kepala Kantor Imigrasi Kelas I TPI Surakarta, Bisri, menjelaskan bahwa pembentukan Kantor Imigrasi di Klaten merupakan bagian dari pengembangan kelembagaan sekaligus menjawab kebutuhan layanan yang terus meningkat. Dalam audiensi tersebut turut disampaikan data permohonan paspor, jumlah Warga Negara Asing (WNA), serta Tenaga Kerja Asing (TKA) dan perusahaan pengguna TKA di wilayah Klaten sebagai bahan pertimbangan.

“Berdasarkan data yang kami miliki, kebutuhan layanan keimigrasian di Kabupaten Klaten menunjukkan tren yang signifikan. Oleh karena itu, pembentukan Kantor Imigrasi di Klaten diharapkan dapat meningkatkan efektivitas dan kemudahan akses layanan bagi masyarakat,” ujar Bisri.

Bupati Klaten menyambut baik rencana tersebut dan menyampaikan apresiasi atas inisiatif penguatan pelayanan publik di daerahnya. Pemerintah Kabupaten Klaten akan melakukan pengecekan terhadap aset lahan yang dimiliki dengan mempertimbangkan luas dan aksesibilitasnya ke jalan utama. Apabila tersedia opsi lahan yang sesuai, akan dikoordinasikan lebih lanjut dengan pihak Imigrasi.

Sebagai langkah awal, juga direncanakan pembukaan layanan paspor di Mal Pelayanan Publik (MPP) Kabupaten Klaten guna memperluas jangkauan pelayanan kepada masyarakat.

Audiensi yang berlangsung hingga pukul 11.00 WIB tersebut berjalan lancar dan diharapkan menjadi awal sinergi antara Imigrasi dan Pemerintah Kabupaten Klaten dalam meningkatkan kualitas pelayanan keimigrasian di wilayah Solo Raya.

Imigrasi Sesuaikan Jam Layanan Selama Ramadan 1447 H

Surakarta — Menyambut bulan suci Ramadan 1447 H, Direktorat Jenderal Imigrasi melakukan penyesuaian jam layanan keimigrasian di seluruh Indonesia sesuai ketentuan jam kerja yang ditetapkan pemerintah melalui Kementerian PANRB. Penyesuaian ini dilakukan guna memastikan pelayanan tetap optimal sekaligus menghormati masyarakat dan pegawai yang menjalankan ibadah puasa.

Plt. Direktur Jenderal Imigrasi, Yuldi Yusman, menegaskan bahwa layanan publik tetap berjalan maksimal selama bulan Ramadan. “Kami memastikan bahwa layanan Imigrasi tetap berjalan dengan optimal selama bulan Ramadan. Penyesuaian jam layanan ini dilakukan untuk menghormati dan memfasilitasi masyarakat maupun pegawai yang menjalankan ibadah puasa, agar aktivitas dan ibadah dapat terlaksana sebaik-baiknya,” ujarnya.

Kepala Kantor Imigrasi Kelas I TPI Surakarta, Bisri, menyampaikan bahwa penyesuaian jam layanan juga diberlakukan pada seluruh unit pelayanan di wilayah Surakarta sebagai bentuk tindak lanjut kebijakan pusat. “Kami memastikan seluruh unit layanan di wilayah kerja Kantor Imigrasi Surakarta tetap beroperasi optimal selama Ramadan dengan jadwal yang telah disesuaikan,” jelasnya.

Adapun jadwal layanan Kantor Imigrasi Kelas I TPI Surakarta selama bulan Ramadan adalah sebagai berikut:

  1. Kantor Imigrasi Kelas I TPI Surakarta dan Unit Layanan Paspor (ULP) Surakarta – Solo Baru
  • Senin–Kamis : 08.00–15.00 WIB
  • Jumat : 08.00–15.30 WIB
  1. Surakarta Immigration Lounge – Solo Square
  • Senin–Jumat : 10.00–16.00 WIB
  • Sabtu–Minggu : 10.00–14.00 WIB
  1. Mal Pelayanan Publik (MPP) Surakarta, Sragen, dan Karanganyar
  • Senin–Kamis : 08.00–14.00 WIB
  • Jumat : 08.00–11.00 WIB

Masyarakat diimbau untuk memperhatikan jadwal layanan sebelum berkunjung serta dapat memperoleh informasi terkini melalui media sosial resmi Kantor Imigrasi Kelas I TPI Surakarta.

“Mewakili jajaran Imigrasi, saya mengucapkan selamat menjalankan ibadah puasa kepada saudara-saudara Muslim di Indonesia. Semoga Allah memudahkan kita dalam beribadah dan memberkahi setiap aktivitas kita selama bulan Ramadan,” tutup Yuldi Yusman.

Amankan Paspormu, Jaga Privasimu

Capaian Kinerja Bulan Januari Kantor Imigrasi Kelas I TPI Surakarta

Senin (9/2/2026) Kantor Imigrasi Kelas I TPI Surakarta melaksanakan kegiatan Paparan Capaian Kinerja di lingkungan Kantor Imigrasi Surakarta pada hari ini. Kegiatan tersebut berlangsung di Ruang TIMPORA dan dipimpin langsung oleh Kepala Kantor Imigrasi Kelas I TPI Surakarta, Bisri.


Paparan capaian kinerja diawali oleh Seksi Lalu Lintas Keimigrasian (Lantaskim) yang disampaikan oleh Irmansyah Fatriadi selaku Kepala Seksi Lantaskim. Selanjutnya, paparan dilanjutkan oleh Seksi Izin Tinggal dan Status Keimigrasian (Intaltuskim) yang disampaikan oleh Hendra Adi Wibowo.


Paparan berikutnya disampaikan oleh Seksi Intelijen dan Penindakan Keimigrasian (Inteldakim) yang dibawakan oleh Raden Vidiandra Adikoesoema, kemudian dilanjutkan oleh Seksi Teknologi Informasi dan Komunikasi Keimigrasian (Tikim) yang disampaikan oleh Komarudin.


Kegiatan paparan capaian kinerja ditutup dengan penyampaian dari Bagian Tata Usaha yang dibawakan oleh Kurnia Dwi Nastiti. Seluruh paparan mencakup capaian kinerja masing-masing unit kerja, evaluasi pelaksanaan tugas, serta rencana tindak lanjut guna meningkatkan kualitas kinerja dan pelayanan keimigrasian.


Melalui kegiatan ini, Kepala Kantor Imigrasi Kelas I TPI Surakarta menegaskan pentingnya evaluasi kinerja secara berkala sebagai upaya penguatan koordinasi, peningkatan akuntabilitas, serta peningkatan kualitas pelayanan keimigrasian di lingkungan Kantor Imigrasi Surakarta.

Plt. Dirjen Imigrasi Tekankan Integritas dan Penguatan Fungsi Keimigrasian

Surakarta — Plt. Direktur Jenderal Imigrasi, Yuldi Yusman, menegaskan pentingnya penguatan integritas dan pelaksanaan tugas serta fungsi keimigrasian secara profesional dalam paparan Penguatan Tugas dan Fungsi Keimigrasian yang disampaikan pada 9 Februari 2026. Paparan tersebut diikuti oleh seluruh jajaran Kantor Imigrasi Kelas I TPI Surakarta secara daring di Aula Kantor Imigrasi Surakarta dan dipimpin langsung oleh Kepala Kantor Imigrasi Kelas I TPI Surakarta, Bisri.

Dalam arahannya, Plt. Dirjen Imigrasi menekankan bahwa petugas Imigrasi merupakan representasi langsung citra Indonesia di mata dunia.

“Petugas Imigrasi adalah wajah pertama dan wajah terakhir yang merepresentasikan citra Indonesia. Oleh karena itu, setiap kewenangan yang dimiliki harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab dan integritas,” tegas Yuldi Yusman.

Ia juga menyampaikan bahwa tuntutan masyarakat terhadap pelayanan keimigrasian saat ini tidak hanya sebatas kecepatan, namun juga menuntut pelayanan yang tulus, bersih dari praktik pungutan liar, serta efektif dan tidak berbelit-belit. Integritas ditegaskan sebagai nilai utama yang harus menjadi budaya kerja seluruh jajaran Imigrasi.

“Integritas bukan sekadar slogan. Integritas adalah denyut nadi dan nyawa Imigrasi,” ujarnya.

Lebih lanjut, Plt. Dirjen Imigrasi menyampaikan dukungan penuh terhadap Asta Cita Presiden, khususnya Asta Cita ke-7 tentang Reformasi Hukum dan Birokrasi, yang harus dilaksanakan tanpa kompromi terhadap korupsi. Kepastian hukum, kejelasan prosedur, dan transparansi dinilai menjadi kunci dalam menarik investasi asing serta wisatawan berkualitas guna mendukung pertumbuhan ekonomi nasional.

Dalam paparannya, Plt. Dirjen Imigrasi juga menekankan pentingnya optimalisasi fungsi kepatuhan internal sebagai sistem peringatan dini untuk mencegah terjadinya pelanggaran. Pimpinan unit kerja diharapkan dapat bertindak tegas sebagai benteng pertama dalam mendeteksi dan menindak setiap penyimpangan, sekaligus menjadi teladan dalam membangun budaya kerja yang bersih dan profesional.

Melalui pengarahan ini, jajaran Kantor Imigrasi Kelas I TPI Surakarta menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat integritas, meningkatkan kualitas pelayanan keimigrasian, serta mendukung pelaksanaan Zona Integritas sebagai bagian dari upaya mewujudkan birokrasi yang bersih, profesional, dan melayani. Kepala Kantor Imigrasi Kelas I TPI Surakarta, Bisri, menyampaikan bahwa pengarahan Plt. Direktur Jenderal Imigrasi menjadi penguatan penting bagi seluruh jajaran. “Arahan ini menjadi pedoman bagi kami untuk terus menjaga integritas, meningkatkan profesionalisme, serta memastikan seluruh layanan keimigrasian berjalan sesuai ketentuan. Kami berkomitmen menindaklanjuti penguatan ini dalam pelaksanaan tugas sehari-hari, sejalan dengan pembangunan Zona Integritas dan peningkatan kualitas pelayanan kepada masyarakat,” ujarnya.

Kepala Kantor Tinjau Layanan Imigrasi di MPP Sragen

Kepala Kantor Imigrasi Kelas I TPI Surakarta, Bisri bersama Kepala Seksi Lalu Lintas Keimigrasian, Irmansyah Fatriadi melaksanakan kegiatan monitoring pelayanan keimigrasian di Mal Pelayanan Publik Kabupaten Sragen. Kegiatan ini bertujuan untuk memastikan pelaksanaan pelayanan keimigrasian berjalan optimal serta sesuai dengan standar pelayanan yang telah ditetapkan.

Selama pelaksanaan monitoring, kegiatan pelayanan berlangsung dengan lancar dan tidak ditemukan kendala berarti. Pelayanan paspor dinilai berjalan efektif, cepat, serta memberikan kepastian layanan bagi masyarakat pemohon.

Apresiasi turut disampaikan oleh Tugiyo, selaku Pj. Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kabupaten Sragen, yang secara langsung memberikan jempol sebagai bentuk penghargaan atas kualitas pelayanan keimigrasian yang dinilai sangat baik.

Tidak hanya dari unsur pimpinan daerah, apresiasi juga disampaikan langsung oleh masyarakat pemohon paspor. Sejumlah pemohon mengungkapkan rasa senang dan puas karena kini pengambilan paspor dapat dilakukan langsung di MPP Kabupaten Sragen. Inovasi ini dinilai memberikan kemudahan akses, efisiensi waktu, serta semakin mendekatkan pelayanan keimigrasian kepada masyarakat.

Kunjungan Kepala Kantor di MPP Surakarta dan MPP Karanganyar dalam Rangka Monev Pelayanan Keimigrasian

Dalam rangka memastikan kualitas serta optimalisasi pelayanan keimigrasian kepada masyarakat, Kepala Kantor Imigrasi Kelas I TPI Surakarta melaksanakan kegiatan Monitoring dan Evaluasi (Monev) ke Mal Pelayanan Publik Surakarta dan Mal Pelayanan Publik Karanganyar, pada hari ini, Selasa, 03 Februari 2025.

Kegiatan monitoring dan evaluasi ini bertujuan untuk meninjau secara langsung pelaksanaan layanan keimigrasian yang diselenggarakan pada Mal Pelayanan Publik, sekaligus memastikan seluruh prosedur pelayanan telah berjalan sesuai dengan standar operasional yang berlaku. Dalam kunjungan tersebut, Kepala Kantor Imigrasi Kelas I TPI Surakarta melakukan pengecekan sarana dan prasarana pelayanan, alur layanan, serta kesiapan petugas dalam memberikan pelayanan yang prima kepada masyarakat.

Selain itu, Kepala Kantor juga berdialog langsung dengan petugas pelayanan untuk menyampaikan arahan, evaluasi, serta penguatan komitmen dalam menjaga profesionalisme, integritas, dan kualitas layanan. Masukan serta kendala yang ditemui di lapangan turut menjadi perhatian guna dilakukan perbaikan dan peningkatan pelayanan keimigrasian ke depannya.

Melalui kegiatan monitoring dan evaluasi ini, diharapkan pelayanan keimigrasian di Mal Pelayanan Publik Surakarta dan Mal Pelayanan Publik Karanganyar dapat terus berjalan optimal, responsif, serta memberikan kemudahan dan kenyamanan bagi masyarakat sebagai wujud komitmen Kantor Imigrasi Kelas I TPI Surakarta dalam menghadirkan pelayanan publik yang prima.

Imigrasi Surakarta Sosialisasikan Layanan Keimigrasian dan Pencegahan TPPO di SMK Batik 1 Surakarta

Surakarta — Kantor Imigrasi Kelas I TPI Surakarta menggelar Sosialisasi Keimigrasian dan Pencegahan Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) di SMK Batik 1 Surakarta, Kamis (29/1/2026). Kegiatan yang berlangsung di Aula SMK Batik 1 Surakarta tersebut diikuti oleh siswa dan guru sebagai upaya meningkatkan pemahaman generasi muda terhadap layanan keimigrasian serta kewaspadaan terhadap TPPO.

Kepala Sekolah SMK Batik 1 Surakarta, Dr. Pris Pianto, S.Kom., M.Kom., menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan kegiatan tersebut. Menurutnya, sosialisasi ini memberikan bekal penting bagi siswa agar memahami prosedur keimigrasian sekaligus mampu menghindari berbagai risiko, termasuk tindak pidana perdagangan orang.
“Kegiatan ini sangat bermanfaat bagi siswa kami sebagai persiapan menghadapi peluang studi, kerja, maupun perjalanan ke luar negeri,” ujarnya.

Kepala Kantor Imigrasi Kelas I TPI Surakarta, Bisri, menyampaikan bahwa sosialisasi ini merupakan bagian dari komitmen Imigrasi Surakarta dalam memberikan edukasi keimigrasian secara langsung kepada masyarakat, khususnya kalangan pelajar.
“Pemahaman mengenai dokumen keimigrasian dan bahaya TPPO perlu ditanamkan sejak dini agar generasi muda tidak menjadi korban praktik ilegal,” kata Bisri.

Dalam kegiatan tersebut, Mochamad Irvan Efendi, Kepala Subseksi Teknologi Informasi Keimigrasian, menyampaikan paparan materi Layanan Keimigrasian. Materi meliputi fungsi keimigrasian, jenis-jenis paspor, tata cara pengurusan paspor, masa berlaku paspor, persyaratan permohonan paspor baru, pengurusan paspor hilang, biaya permohonan paspor Republik Indonesia, serta persiapan sebelum bepergian ke luar negeri. Paparan disampaikan secara interaktif dan diakhiri dengan sesi tanya jawab.

Selanjutnya, materi Pencegahan Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) disampaikan oleh Raden Vidiandra Adikoesoema, Kepala Seksi Intelijen dan Penindakan Keimigrasian. Dalam paparannya, ia menjelaskan pengertian TPPO, berbagai modus yang kerap terjadi, serta upaya yang dilakukan Kantor Imigrasi Surakarta dalam pencegahan TPPO, khususnya melalui pengawasan keimigrasian dan edukasi masyarakat.

Selain itu, peserta juga mendapatkan pengenalan Politeknik Imigrasi (POLTEKIM) yang disampaikan oleh Leonard, alumni POLTEKIM Angkatan 2024. Materi mencakup sistem pendidikan dan pembinaan taruna, tahapan seleksi masuk POLTEKIM, kehidupan selama masa pendidikan, peraturan dan kedisiplinan, hingga prospek karier lulusan sebagai Aparatur Sipil Negara di lingkungan Direktorat Jenderal Imigrasi.

Melalui kegiatan ini, Kantor Imigrasi Kelas I TPI Surakarta berharap pemahaman keimigrasian di kalangan pelajar semakin meningkat serta tumbuh kesadaran akan pentingnya kesiapan administrasi keimigrasian dan kewaspadaan terhadap tindak pidana perdagangan orang.